Wirid-Wirid Shalat : Wirid adalah apa-apa yang disusun oleh seseorang untuk dirinya untuk diamalkan setiap pagi dan petang. Wirid-wirid ini diambil dari al Qur' an, Sunnah- sunnah dzikir-dzikir, shalawat- shalawat. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa dzikir adalah bagian dari wirid. Namun demikian yang paling afdhal adalah wirid-wirid yang berasal dari Al Qur' an dan hadits-hadits Rasulullah saw, termasuk wirid yang diucapkan setelah shalat. Diantara dzikir-dzikir yang dicontohkan Rasulullah saw untuk dibaca setelah shalat adalah :
"Laa Ilaaha Illallah Wahdahu Laa Syariika Lahul Mulku wa Lahul Hamdu, Wa Huwa ' Ala Kulli Syai' in Qodiir. Allahumma Laa Maa' ni' a Lima A' thoita Wa Laa Mu' thiya Limaa Mana' ta, Wa Laa Yanfa' u Dzal Jaddi Minkal Jaddu."
artinya : (Tidak ada Tuhan selain Allah saja, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan baginya segala puji dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Wahai Allah tidak ada yang bisa menghalangi atas apa yang kamu berikan dan tidak ada yang bisa memberikan atas apa yang kamu halangi. Dan tidaklah bermanfaat para pemilik kekayaan dan kekayaan itu tidaklah dapat menyelamatkannya dari-Mu dan sesungguhnya dari-Mulah segala kebaikan." (Muttafaq ' Alaihi)
Laa Ilaaha Illallah Wahdahu Laa Syariika Lahul Mulku wa Lahul Hamdu, Wa Huwa ' Ala Kulli Syai' in Qodiir, maka segala kesalahannya akan diampuni walaupun sebesar buih di lautan." (HR. Muslim)
"Allahumma Inni A' udzu bika minal Jubni wal Bukhl wa A' udzu bika min An Urooda Ila Ardzalil ' umur wa A' udzu bika min Fitnatid Dunia, wa A' udzu bika min Fitnatil Qobr."
(Wahai Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu daripada sifat penakut dan bakhil, dan aku berlindung kepada-Mu dari usia tua (renta), dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah dunia dan aku berlindung kepada-Mu daripada fitnah kubur)." (HR. Bukhori)
"Aku wasiatkan kepadamu wahai Mu'adz janganlah engkau tinggal diakhir (setelah) setiap shalat untuk mengatakan,
"Allahumma Ainni ala dzikrika, wa syukrika, wa Husni Ibadatik." (Wahai Allah bantulah aku dengan senaantiasa mengingat-Mu, dan bersyukur kepada-Mu dan ibadah yang baik)" (HR, Abu Daud)
Dan tiga kali setelah shalat Fajar dan Maghrib. Ketiga surat ini dibaca satu kali setelah Zhuhur, Ashar dan Isya dan diulang hingga tiga kali setelah shalat Maghrib dan Fajar setelah dzikir-dzikir diatas dan setelah ayat kursi.
juga di tambah jikir ,disebutkan dalam hadist, kethui lah jikir adalah yang paling utama :
Laillaha ilalloh.. 100 kali atau shalawt-shalawt lainya ,setlh itu baru BerDo'a